4 Kategori Sumber Pendapatan Anda
1. Quadrant 01: The Employees
Orang-orang yg bekerja sebagai karyawan di perusahaan berada pada posisi yang aman tapi sekaligus yang paling tidak nyaman.
Kenapa?
Karena mereka harus bekerja 8 jam sehari, 5 hari seminggu, untuk sesuap nasi. Padahal mereka menghabiskan lebih dari 50 juta untuk menyelesaikan sekolah, tapi sampai usia 60 pun mereka harus terus menghabiskan 90% waktu mereka untuk mencari uang.
Anda memang tidak perlu khawatir tentang uang bulanan Anda sebab Anda pasti akan dibayar sekian rupiah untuk pekerjaan Anda. Lalu cobalah sejenak Anda bayangkan keluarga Anda. Apakah Anda memiliki cukup waktu untuk bercanda dengan mereka? Apakah setelah Anda mencapai masa pensiun Anda, Anda dapat tetap hidup dari tabungan dan dana pensiun mengingat biaya kebutuhan hidup saat ini begitu menggila?
Tetaplah berada di kuadran ini dan temukan diri Anda merepotkan keluarga Anda di masa tua Anda.
2. Quadrant 02: The Self-Employed
Golongan Employee dan Self-Employed berada dalam kasta Active Income, dimana mereka harus bekerja super keras untuk mendapatkan uang. Jika mereka tidak bekerja, mereka tidak akan mendapatkan uang.
Perbedaannya terletak pada kebebasan golongan "S" ini untuk menentukan berapa gaji mereka. Sebagai contoh adalah pengacara, akuntan publik, dokter, pemilik warung. Mereka tidak dibatasi jam kerja seperti golongan "E" dan mereka bebas menentukan berapa tarif mereka. Namun sekali lagi, jika mereka tidak bekerja, mereka tidak akan memperoleh uang.
3. Quadrant 03: The Business Owners
Mulai disini Anda akan menemukan alasan kenapa para pengusaha bebas jalan-jalan kemanapun mereka suka. Golongan 3 dan 4 adalah kasta passive income, uang mereka akan mengalir terus meski mereka tidur sekalipun.
Mereka membangun aset mereka, yaitu sebuah sistem bisnis yang memungkinkan seminim mungkin keterlibatan diri mereka dalam bisnis tersebut. Alasan kenapa orang kaya semakin kaya dan orang miskin semakin miskin adalah karena semakin besar pendapatan, orang-orang kasta active income akan dikenakan pajak penghasilan lebih besar sementara kasta passive income yang dikenai pajak besar adalah perusahaannya bukan pemiliknya.
Tentu saja modal yang diperlukan bukanlah modal yang bisa diperoleh sehari dua hari. Untuk membangun sebuah usaha warnet saja Anda membutuhkan dana 200 juta lebih. Dan itu pun beresiko rugi besar.
4. Quadrant 04: The Investors
Saya dapat katakan, inilah golongan yang paling tidak aman namun paling nyaman. Orang-orang golongan ini benar-benar membuat uang mereka bekerja untuk mereka. Golongan "B" masih harus melaksanakan fungsi dasar manajemen: planning, organizing, directing, controlling. Tapi golongan "I" murni menggunakan uang mereka untuk menghasilkan uang lagi.
Sebagai contoh, saya akan memberikan gambaran hidup saya.
Saya bekerja sebagai guru selama 2 tahun. Saat itu saya berada di golongan (golongan E). Setelah 2 tahun, saya keluar dari pekerjaan saya dan mulai memberikan les privat (golongan S). Kini saya telah memiliki bimbingan belajar sendiri serta tim manajemen yang mengurus operasional perusahaan sehari-hari (golongan B). Saya juga telah menginvestasikan uang saya kepada orang-orang yang ingin membuka usaha (golongan I).
Nah, tinggal Anda yang pilih, Anda ingin berada dimana.
Menurut pendapat saya, tentu saja Anda lebih baik mulai membangun usaha Anda sendiri sebab dalam bisnis Anda tidak butuh gelar.
Bill Gates tidak lulus kuliah.
Thomas Alva Edison tidak lulus SD.
Einstein baru bisa bicara saat berumur 7 tahun.
Good luck 4 u who's reading this blog..
Remember this..
Nobody fails, cz like Edison said, 1000 failures is a step to one big success..
_____________________________________________________________________
40jt/bln hny dgn modal 200rb?!
Silahkan Anda buktikan di sini!

